Pengalaman Naik Kereta Palembang Lampung

Jadwal Keberangkatan Kereta Palembang Lampung - RamahTraveler - Rahmawatie Yopie

Rahmawatie.com – Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pertama naik kereta api Palembang Lampung. Terserah mau dibilang dusun atau norak ya, hehehe.

Terus terang aja seumur-umur memang belum pernah merasakan perjalanan dengan Kereta Api. Penasaran banget apa rasanya naik kereta.

Sewaktu saya dan suami akan berwisata ke Palembang, sekalian merayakan Anniversary Wedding kami yang ke-21th, saya ajak suami untuk naik kereta Lampung Palembang. Suami menjawab baiknya pulangnya aja. Berangkatnya naik pesawat dulu.

Berangkatnya naik pesawat dengan alasan ga banyak habiskan waktu di jalan. Karena pesawat Lampung Palembang berangkat sore, kami bisa istirahat malamnya. Dan paginya bisa eksplorasi Palembang dalam 1 hari. Dan malamnya bisa langsung pulang lagi ke Lampung dengan kereta.

Singkat cerita, tanggal 21 November malam kami sudah berada di Palembang. Dan malam itu juga menyempatkan diri bertemu dengan teman-teman Genpi Sumsel. Ngopi bareng di salah satu kedai kopi.

Keesokan harinya, tanggal 22 November, kami berdua menghabiskan waktu dengan santai saja. Menikmati wisata kuliner khas kota Palembang.

Berkeliling kota dan mengunjungi Pulau Kemaro yang berada di Sungai Musi. Merasakan sensasi naik getek, dan ditutup dengan ngopi lagi bareng teman-teman Genpi Sumsel.

Jalan-jalan santai yang menyenangkan dan membahagiakan, merayakan anniversary tidak harus ke tempat yang jauh dan mahal kan.

Siang hari, suami memesan tiket Kereta Api Palembang Lampung melalui aplikasi Traveloka untuk keberangkatan hari itu juga, yaitu di malam hari.

Baca ini ya:
* Ada Kisah Cinta di Pulau Kemaro Palembang

Harga Tiket Kereta Palembang Lampung
Harga Tiket Kereta Palembang Lampung

Tiket didapat, suami membeli tiket kelas eksekutif seharga Rp. 185.000/penumpang.

Ada 2 jadwal keberangkatan kereta Palembang Lampung dan sebaliknya. Kereta Limex Sriwijaya berangkat malam dan Kereta Api Rajabasa berangkat pagi.

KA Sriwijaya bisa pilih kelas bisnis dengan harga tiket mulai dari Rp 140.000 dan untuk kelas Eksekutif dengan harga mulai dari Rp. 185.000.

Sedangkan harga tiket ekonomi Palembang – Lampung KA Rajabasa dimulai dari Rp. 32.000.

Malam sudah menunjukkan pukul 19:00, kami menggunakan taksi online GoCar menuju stasiun Kertapati. Sama dengan kalau naik pesawat, naik kereta juga diwajibkan harus check in satu jam sebelum keberangkatan pukul 21:00 WIB.

Jadi kami sampai di stasiun pukul 20:00, dan suami langsung melakukan check in di mesin check in yang tersedia di ruang keberangkatan stasiun Kertapati.

Praktis sekali ya. Tidak perlu antri di loket, sudah bisa langsung check in di mesin yang tersedia.

Pesan Tiket Kereta Palembang Lampung di Traveloka
Saat book tiket, langsung pilih tempat duduk.

Setelah cetak tiket, dan ternyata masih banyak waktu sebelum berangkat, kami menuju salah satu warung yang menjual makanan dan minuman dahulu, makan pempek dan minum kopi dan membeli beberapa macam kerupuk sebagai oleh-oleh untuk anak-anak dirumah.

Mendekati pukul 21.00 WIB petugas memanggil seluruh penumpang untuk segera naik, karena kereta akan segera berangkat tepat waktu.
Malam itu kami menaiki kereta api Limex Sriwijaya tiket kelas Eksekutif.

Bagian dalam gerbong kelas Eksekutif ini terasa luas, susunan tempat duduk 2-2. Ada rak bagasi di atas teat duduk yang cukup untuk menampung tas besar.

Ruang untuk kaki terasa lega dan ada sandaran kaki. Reclining Seat sehingga sandaran bisa disesuaikan sesuai keinginan dan kenyamanan kita bersandar.

Kereta Palembang Lampung Kelas Eksekutif - KA Sriwijaya - RamahTraveler - Rahmawatie Yopie
Kelas Eksekutif – KA Sriwijaya.

AC di dalam kereta terasa dingin banget menurut saya. Sehingga saat ditawarkan selimut tebal oleh petugas, saya langsung menerimanya. Selimutnya cukup tebalnya untuk menahan dingin AC.

Di dinding dekat jendela ada colokan listrik untuk cas HP.

Sebelum naik kereta, mas Yopie bilang biasanya penumpang ditawarkan makan malam kotak yang harganya tidak mahal. Jadi tidak perlu kawatir kalau buru-buru pergi dan belum sempat makan malam.

Setelah kereta jalan, benar saja, ada beberapa pria dan wanita yang menawarkan makanan kotak ke penumpang. Hanya ada 2 pilihan, yaitu Nasi Ayam Kecap dan Nasi Bakar.

Kami masing-masing memesan menu yang berlainan dan mas Yopie memesan segelas kopi panas. Rasa makanannya lumayan enak, tidak mengecewakan. Dan bisa menutupi rasa lapar selama 9 jam perjalanan. Harga perporsi sekitar Rp 30-35rb, kalau tidak salah.

Berhubung perjalanan ini malam hari, jadi tidak bisa melihat pemandangan apa-apa diluar. Waktu selama itu kami habiskan untuk ngobrol saja dan akhirnya masing-masing tertidur pulas.

Malam itu kondektur kereta memerika tiket 2 kali. Dan beberapa kali kereta berhenti di stasiun yang dilewati untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.

Baca juga:
* Festival Mahakam 2018 di Tepian Sungai Kota Samarinda
* Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali

Jadwal Keberangkatan Kereta Palembang Lampung  - RamahTraveler - Rahmawatie Yopie
Tiba di Stasiun Tanjungkarang Bandar Lampung pukul 06:00 WIB.

Menjelang terang, ada petugas yang datang untuk mengambil selimut yang kami pakai.

Membuka jendela, barulah pemandangan di luar terlihat karena hari sudah mulai terang memasuki daerah Natar. Dan akhirnya kami pun tiba di stasiun Tanjungkarang tepat pukul 06.00 WIB pagi.

Sungguh menyenangkan dan mengasyikkan pengalaman pertama saya naik kereta api. Dan menurut saya pribadi lebih nyaman dan aman dibandingkan naik travel atau bus yang kadangkala supirnya terlalu ngebut membawa kendaraan.

Lain kali akan mencoba naik Kereta Lampung Palembang, agar bisa merasakan pengalaman naik kereta dengan melihat pemandangan siang hari di kanan kirinya.

Sharing is caring!