Bukit Selong Sembalun Lombok - rahmawatie - 5

Sehari Menikmati Keindahan Wisata Sembalun Lombok

Wisata Sembalun Lombok – Dua hari saya dan suami, mas Yopie, mengikuti FamTrip bersama keluarga besar Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Lombok Sumbawa pada hari Sabtu-Minggu, 1-2 Desember 2018. Kurang puas 2 hari, kami memutuskan untuk extend sehari lagi di Lombok, karena masih penasaran dengan tempat wisata di Lombok lainnya. Yaitu Sembalun yang berada Kaki Gunung Rinjani di Lombok Timur.

Teringat kata seorang teman di Lampung, Adul, yang sudah pernah ke Lombok. Kalau ke Lombok harus jalan-jalan ke Sembalun, karena pemandangan di sana indah sekali katanya. Dan melihat foto-foto akun traveling di Instagram tentang Sembalun bagus-bagus, jadi membuat kami berdua tambah yakin untuk extend sehari lagi.

tempat wisata di sembalun lombok - rahmawatie - 1
Jalan berkabut di Sembalun Lombok.

Selain terkenal dengan keindahan pantai dan lautnya, Lombok juga terkenal dengan keindahan alam kakri gunung yang alami. Salah satunya adalah Sembalun, sebuah Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. Sembalun ini menjadi pintu masuk bagi para pendaki Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3726 Meter diatas permukaan laut (mdpl).

Sehari sebelum pergi kawan Genpi Lombok Sumbawa, Jacky, bertanya terlebih dahulu kepada teman yang berada di Sembalun. Jalan menuju kesana aman untuk dilewati. Namanya juga daerah kaki gunung yang melewati banyak lereng. Jaga-jaga saja agar perjalanan kami pergi dan pulang lancar.

Setelah dipastikan lancar untuk dikunjungi, pagi hari setelah sarapan, pukul 08.00 WITA, Kak Jacky dan Kak Subhan datang menjemput di hotel di tengah Kota Mataram. Jarak Kota Mataram – Sembalun kurang lebih sekitar 100 kilometerdengan waktu tempuh sekitar 2,5 – 3 jam.

Baca ini juga ya: Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali

Wisata Sembalun Lombok
Asik juga, jalanan ini jadi spot foto pertama kami di Sembalun.

Kak Jacky bercerita, perjalanan memasuki Sembalun akan berkelok-kelok dan naik turun. Namanya juga daerah bebukitan di kaki gunung ya. Siap-siap kalau saja mabuk, kami berhenti dulu di minimarket. Membeli obat antimabuk dan makanan serta minuman untuk di mobil.

Lama perjalanan yang membuat ngantuk terbayar dengan pemandangan perbukitan di kanan kiri jalan saat memasuki Sembalun. Suasana di pinggiran Taman Nasional Gunung Rinjani begitu alami dan segar. Pepohonannya lebat, udaranya sejuk dan segar. Banyak sekali kera di pinggir jalan menunggu yang lewat melemparkan makanan ke mereka. Ada juga kami lihat kera-kera ekor panjang yang bergantung di pohon.

Di salah satu spot yang begitu rimbun, kami berhenti dulu. Foto-foto di tengah jalan di antara pepohonan tinggi yang berbaris di kanan kiri jalan. Sesekali kami minggir dulu karena ada kendaraan yang lewat. Lumayan buat nambah stok foto yang bisa diupload ke instagram.

Taman Wisata Pusuk Sembalun Lombok - rahmawatie - 8
Pemandangan dari Taman Wisata Pusuk Sembalun.

Taman Wisata Pusuk Sembalun

Setelah itu kami mampir sebentar di Taman Pusuk Sembalun. Taman ini berada di desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Taman ini dibangun yang berfungsi sebagai rest area bagi pengendara yang lewat. Dibangun di lokasi yang mempunyai pemandangan jauh ke bawah dengan view kota kecamatan Sembalun dengan persawahan disekitarnya.

Pusuk Sembalun ini berada di ketinggian kurang lebih 1000 mdpl sehingga udaranya sangat sejuk. Terkadang kabut begitu tebal sehingga menutupi pemandangan di bawahnya. Syahdu banget. Foto-foto di sini serasa berada di luar negeri.

Kalau kita amati, banyak kera-kera bergelantungan dan berlompatan dari satu pohon ke pohon yang lain di sekitar sini. Ada beberapa yang mendekat duduk di pagar taman.

Dari Taman Pusuk Sembalun, kami melanjutkan perjalanan melewati beberapa turunan curam dan belokan tajam. Tiba di pusat kecamatannya, kami melihat banyak bekas-bekas dari bencana gempa Lombok bulan Juli 2018 lalu. Banyak yang sudah memulai rehabilitasi bangunannya juga.

Menurut Kak Jacky, sekarang pengunjung yang mayoritas para pendaki, turis lokal, dan turis asing sangat jarang datang. Bisa dihitung jari. Mungkin hari itu hanya kami yang datang berkunjung. Semoga dengan berjalannya waktu pariwisata Lombok akan kembali bangkit. Aamiin.

Bale Adat Desa Belek - tempat wisata di sembalun lombok - rahmawatie - 7
Gerbang Bale Adat Desa Belek.
Bale Adat Desa Blek - tempat wisata di sembalun lombok - rahmawatie - 6
Deretan rumah adat di Dusun Blek.

Bale Adat Dusun Belek

Lalu kami memasuki jalan kecil di antara rumah-rumah warga. Sampai di rimbunan pohon bambu, memarkirkan kendaraan, kami tiba di Bale Adat Desa Bekel. Desa tertua di Sembalun.

Rumah Adat di desa ini berjumlah 7 buah. Namun sayangnya kami tidak melihat rumah-rumah adat itu saat keadaan masih normal. Semua rumah adat di sana mengalami kerusakan saat terjadi gempa.

Rumah adat di Dusun Blek ini sama seperti rumah adat Suku Sasak, lantai dan dindingnya menggunakan adukan kotoran sapi.

Kami disambut oleh salah seorang pemuda desa yang sudah terbiasa menyambut para wisatawan. Dalam keadaan desanya yang terdampak gempa, dia masih bisa menyambut dan menemani kami. Sambil bercerita tentang potensi wisata desanya tersebut.

Dusun Belek berada di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 7 rumah asli yang umurnya ratusan tahun, dipercaya merupakan rumah pertama di kaki gunung Rinjadni.

Bukit Selong - tempat wisata di sembalun lombok - rahmawatie - 10
(Foto: Jackysan)
Bukit Selong Sembalun - tempat wisata di lombok - rahmawatie - 11
(Foto: Jackysan)

Bukit Selong Sembalun

Dari komplek desa adat ini, kami diajak naik ke atas Bukit Selong. Ada tangga menuju keatas yang tidak begitu curam. Dari atas bukit inilah terlihat view persawahan Sembalun yang indah.

Persawahan ini berada dikaki bukit Pergasingan dan Gunung Rinjani. Pemandangannya sangat memesona. Persawahannya tertata rapi dan penuh warna. Kak Jacky cerita, di setiap musim persawahan ini bisa berganti warna. Jadi kapan saja kita berkunjung bisa melihat keindahan yang berbeda-beda.

Ada spot foto yang lebih tinggi lagi dari kami berdiri, tapi kami merasa cukup hari itu. Yang penting sudah sempat datang kemari dan bisa melilhat ciptaan Tuhan yang begitu indahnya. Keindahannya itu masih terasa sampai saat menuliskan artikel ini.

Bale adat dan Bukit Selong ini berada di desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun.

Bukit Selong Sembalun Lombok - rahmawatie - 4
Bukit Selong Sembalun.
Bukit Selong Sembalun Lombok - rahmawatie - 5
Bukit Selong Sembalun Lombok.

Sudah baca ini? Hutan Pinus Mangunan Jogja

Kopi Key Sembalun

Kami tidak terlalu lama menghabiskan waktu di Desa Bekel ini. Selain karena kawatir akan turun hujan, kami masih ingin menikmati nikmatnya minum kopi di kaki Gunung Rinjani.

Kami mampir di KopiKei, tempat ngopi yang sangat dianjurkan oleh Jacky. Minum kopi di sini berasa banget bedanya. Selain kita minum kopi langsung di tempatnya, suasananya tentu sangat berbeda.

Di ketinggian sekitar 1150 mdpl, di udara yang sejuk dan segar. Kami menyeruput kopi asli dari kaki Gunung Rinjani. Kopi Arabika Sembalun.

Tidak cukup dengan kata-kata untuk menjelaskan kenikmatan minum kopi dan keindahan yang ada di Sembalun Lombok Timur ini. Semoga ada rejeki untuk datang kembali di lain waktu.

KopiKey - Kopi Arabika Sembalun - rahmawatie - 1
Kalau cerah,bisa menikmati kemegahan Gunung Rinjani dari sini.
KopiKey - Kopi Arabika Sembalun - rahmawatie - 2
Kopi Arabika Sembalun.

Wisata Sembalun Lombok Penuh Pesona

Ini pengalamanku sehari berwisata di Sembalun, Kecamatan indah dan sejuk di kaki Gunung Rinjani, di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Terima kasih masku dan terima kasih kawan-kawan Genpi Lombok Sumbawa yang sudah menemani,

Sebuah perjalanan yang sangat mengesankan walau hanya satu hari dan baru ke beberapa tempat saja. Semoga ada rejeki untuk berkunjung di lain waktu. Dan semoga wisata di Sembalun Lombok ini bisa segera bangkit. Banyak wisatawan datang kembali, dan masyarakat bisa menerima manfaatnya.

 

Sharing is caring!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *