Festival Mahakam 2018 di Tepian Sungai Kota Samarinda

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 6

Festival Mahakam 2018, Samarinda – Alhamdulillah dapat juga menjejakkan kaki di salah satu provinsi di Kalimantan, tepatnya Samarinda, Kalimantan Timur. Merupakan impian yang terwujud bagi travel blogger pemula seperti saya.  Perjalanan saya kali ini dalam rangka meliput rangkaian acara Festival Mahakam 2018 yang tahun ini masuk dalam Calendar Of Event Kementerian Pariwisata Indonesia.

Kami berangkat dari rumah hari Kamis, 1 November 2018, sore hari, menginap semalam di hotel dekat Bandara Soekarno Hatta terlebih dahulu, karena pesawat yang akan kami naiki menuju Balikpapan take off pada pukul 05.50 WIB.  Mengapa ke Balikpapan tanya saya ke suami, karena bandara di Samarinda belum dapat digunakan, karena pembangunannya baru rampung.

Boarding pesawat Batik Air yang kami tumpangi pukul 05:50. Landing di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan pukul 09:00 WITA atau 08:00 WIB. Penerbangan Halim – Balikpapan membutuhkan waktu sekitar 2 jam saja.

Pada pukul 08.30 WITA di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, berkumpul dengan teman-teman satu tim liputan, menunggu selama kurang lebih 4 jam di café di bagian luar ruang kedatangan. Karena teman kami dari Makassar, pesawatnya mengalami keterlambatan. Dan kurang lebih menunggu 4 jam, akhirnya teman kami tiba dan kami pun langsung berangkat menuju Samarinda.

Perut sudah lapar, kurang lebih setengah jam perjalanan kami mampir dulu di sebuah warung makan untuk makan siang, Warung Makan Yovin namanya, terletak di seberang Politeknik Negeri Balikpapan. Tentang WM ini akan saya cerita di bagian kuliner nanti.

Samarinda Waterfront City - Pembukaan Festival Mahakam 2018

Samarinda Waterfront City, lokasi berlangsungnya Pembukaan Festival Mahakam 2018. (foto: ist)

Baca: Liburan Akhir Tahun di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

Pembukaan Festival Mahakam 2018

Sore hari kami tiba di Kota Samarinda, langsung menuju Hotel Amaris tempat kami menginap selama stay disini.  Berhubung pembukaan acara Festival ini dimulai pukul 19.30 WITA, kami beristirahat sejenak meluruskan badan, setelah menempuh perjalanan 3 jam, Balikpapan – Samarinda.

Tepat pukul 18.30 WITA kami berangkat menuju lokasi pembukaan Festival Mahakam 2018 yang terletak di taman kota, di Panggung Musik Tepian Ampitheater, tepian Sungai Mahakam.  Tepatnya di Jalan Gajah Mada Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Festival Mahakam ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 2 – 4 November 2018.

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 10

Para pejabat yang datang. (foto: ist)

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 12

Penampilan band lokal. (foto: ist)

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Walikota Samarinda Syaharie Jaang dan Perwakilan Tim Calendar of Event Kementerian Pariwisata M. Tazbir.  Turut hadir dalam acara ini Asisten Gubernur Kalimantan Timur Bidang Polhukam Sembiring, Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, M. Faisal.

Acara pembukaan ini diwarnai dengan atraksi budaya dengan ditampilkannya tari-tarian budaya Kaltim. Lalu ada penampilan band local. Dilanjutkan dengan persembahan keroncong Samarinda. Acara malam ini ditutup dengan pelepasan 500 lampion yang menandakan Festival Mahakam 2018 telah dibuka.

Festival Mahakam 2018 selama 3 hari ini disemerakaan dengan lomba melukis, lomba tari, lomba masak, pentas musik Jazz, pameran UKM dan ditutup dengan pawai budaya yang mengangkat tema Parade 1000 Mandau.

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 14

Delegasi kesenian dari Spanyol. (foto: ist)

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 16

Sebagian Mandau yang dipamerkan di Mini Mandau Expo. (foto: ist)

Tepian Sungai Mahakam

Disela-sela acara, kami berkeliling menikmati suasana malam, dimulai dengan melihat pameran UKM yang menampilkan kerajinan tangan dari masyarakat Kaltim, berupa baju khas suku Dayak, baju yang terbuat dari pelepah kayu khusus, bermacam-macam Mandau ( senjata tajam khas suku Dayak ), tas-tas terbuat dari rotan, tas dari manik-manik, kalung, gelang dari kayu dan manik-manik berwarna warni.

Sambil berkeliling saya  mencari informasi ke beberapa warga, destinasi wisata apa saja yang bisa kami kunjungi selama di Samarinda. Ternyata masyarakat di sana lebih banyak berwisata di taman tepian sungai Mahakam ini yang tidak terlalu jauh dari Kota dan mudah dijangkau kapan pun.

Taman ini oleh pemerintah daerah setempat ditata sedemikian rupa sehingga menjadi taman yang nyaman dan menarik untuk warga dan keluarganya kunjungi sebagai tempat berekreasi.  Suasanya sangat sejuk karena ditumbuhi pepohonan yang rimbun  yang dihiasi dengan lampion-lampion berbagai bentuk bunga dan dihiasi lampu-lampu kecil gemerlapan ketika malam hari tiba.

Di taman ini pula, sepanjang tepian sungai terdapat banyak pedagang yang membuka lapak makanan dan minuman, serta  wahana permainan anak. Mereka membuka lapaknya menjelang sore hingga menjelang tengah malam. Para pedagang menggelar karpet dan menaruh meja rendah sebagai tempat duduk lesehan untuk pengunjung menikmati hidangan.

Taman ini benar-benar ramai ketika malam hari, apalagi dengan diadakannya Festival Mahakam 2018. Ratusan bahkan sepertinya ribuan orang memadati taman sepanjang tepian Sungai Mahakam. Suasananya asyik, bisa duduk-duduk makan, ngobrol sambil memandang kapal-kapal yang lewat di hadapan kita. Semakin malam suasananya bertambah romantis dengan hiasan lampu yang indah. Apalagi kalau menikmatinya bersama kekasih, sahabat dan keluarga tercinta.

Baca juga: Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 6

Suguhan tarian di Pembukaan Festival Mahakam 2018 (foto: ist)

Pembukaan Festival Mahakam 2018 - Tepian Sungai Mahakam - 4

Suguhan tarian di Pembukaan Festival Mahakam 2018 (foto: ist)

Baca juga:

Pembukaan Festival Mahakam 2018 yang Seru

Ini benar-benar pengalaman saya pertama kali ke Pulau Kalimantan, khususnya Kota Samarinda. Sungguh menyenangkan bisa datang dan menyaksikan secara langsung perhelatan Festival Mahakam 2018 yang meriah dari awal hingga akhir.

Namun baru pembukaannya saja, saya sudah senang sekali. Karena bisa melihat banyak kebudayaan Kalimantan yang selama ini hanya bisa saya nikmati melalui berita-berita dan tulisan blogger lain.

Sebuah kebahagiaan bisa menyaksikan pembukaan Festival Mahakam 2018 bersama kawan-kawan baru yang mengasyikkan dari Generasi Pesona Indonesia (GenPI), genpi.co, dan kawan dari media lain. Semoga bisa datang kembali di Festival Mahakam 2019. Aamiin.

 


Sharing is caring!