Warna-Warni Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 7

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 – Pagi itu saya sudah bersiap-siap untuk jalan setelah membereskan urusan anak-anak sekolah. Hari itu, Kamis tanggal 2 maret 2017, saya kembali diajak oleh suami untuk melihat semangat wisata Lampung Timur yang sedang digalakkan oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Sebuah Festival Panen Padi yang baru pertama kali diadakan di Lampung, menuju Lampung Timur penuh pesona. Rencananya bakal jalan bareng dengan teman-teman blogger yang tergabung dalam Indonesia Corners, yang berasal dari Palembang, Jakarta, Bogor dan Semarang.

Festival Panen Padi - Wisata Lampung Timur - duniaindra.com - Indra Pradya

Akhirnya bertemu dan berkenalan πŸ™‚ (Foto: duniaindra.com)

Kenalan Dengan Teman-Teman Blogger

Sekitar jam 07.00 WIB saya dan mas yopie berangkat dari rumah. Tujuan pertama adalah Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Bandar Lampung, yang hanya berjarak 200an meter dari rumah. Untuk menjemput Haryadi Yansyah, yang biasa dipanggil Yayan, seorang travel blogger dari Palembang. Setelah menjemput Yayan kami lanjut menjemput mas Endri di Jalan Pramuka yang akan menjadi pemandu kami di Lampung Timur nanti.

Yayan ternyata membawa oleh-oleh untuk keluarga saya dan keluarga oom Indra. Yang tadinya mau langsung berangkat, akhirnya kami harus mengamankan dulu satu paket pempek. Pertama kembali ke rumah, lalu ke rumah oom Indra. Terima kasih Yayan πŸ™‚

Sementara itu, satu kendaraan lain milik oom Indra langsung menjemput teman-teman travel blogger di bandara Radin Inten II. Kami janjian ketemu di sebuah mini-market setelah bandara.

Setelah menjemput mas Endri kami langsung ke tempat bertemu. Ada beberapa teman blogger yang sudah saya kenal lewat media sosial. Ada mbak Evi Indrawanto, Raiyani, Dewi Rieka, Mia Kamila, Sulung Siti Hanum, Astari Ratnadya, dan Indah Fajarwati. Setelah berkenalan dan belanja makanan kecil kami melanjutkan perjalanan. Mbak Dewi Rieka dan Mia Kamila ikut bergabung dalam mobil kami. Yayan pindah paling belakang bersama mas Endri. Gapapa ya oom πŸ˜€

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 1

Keliling lapangan sebelum acara dimulai.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017

Setelah berkendara kurang lebih 1 jam, kami tiba di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Sebuah kecamatan yang dijadikan pusat kegiatan acara Festival Panen Padi. Tidak langsung mengikuti acara, kami malah mendatangi penjual makanan terlebih dahulu. Teman-teman belum pada sarapan.

Dari kejauhan terdengar suara lomba lesung yang sayangnya tidak kami saksikan. Kehadiran kami di lokasi ini bisa dibilang terlambat, jadi kami tidak dapat menyaksikan prosesi panen padi yang dilaksanakan bersamaan oleh ibu Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di lokasi yang agak jauh.

Mas Yopie cerita, Lampung Timur itu menjadi salah satu lumbung padi provinsi Lampung. Meskipun di urutan tiga, Lampung Timur berani menyelenggarakan Festival Panen Padi 2017 di daerahnya. Sebuah terobosan baru mengangkat nama baik Lampung Timur mengadakan acara pariwisata berbasis pertanian.

Kabupaten Lampung Timur sendiri diresmikan pada tahun 1999. Ibukotanya Sukadana. Memiliki semboyan “Bumei Tuwah Bupaden”, saat ini kabupaten Lampung Timur dipimpin oleh seorang Bupati perempuan yang masih muda, Chusnunia Chalim. Sedangkan Wakil Bupati-nya Zaiful Bokhari.

Bupati Lampung Timur - Chusnunia Chalim - Festival Panen Padi

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim mengendarai motor dari lokasi panen raya. (ist.)

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 2

Banyak hal menarik yang bisa difoto di festival ini.

Raiyani - Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 1

Tari Sigeh Pengunten di acara pembukaan. (Foto: Raiyani Muharramah)

Dibuka oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo

Tidak lama kemudian Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, datang. Acaa resmi dimulai. Setelah sambutan dari Bupati Lampung Timur, Gubernur memberi sambutan sekaligus membuka Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 secara resmi.

Selama acara pembukaan berlangsung, saya dan suami berjalan keliling lapangan untuk melihat pameran yang ada di sini. Meskipun dalam kondisi sakit, mas Yopie terus berjalan dan terus menyimak apa yang dikatakan oleh Bupati Chusnunia Chalim dan Gubernur Ridho Ficardo. Sesekali dia menulis beberapa catatan di handphonenya.

Booth-booth yang ada disini memamerkan berbagai alat pertanian, benih, tanaman pertanian, dan pupuk dari berbagai merk yang sangat berguna untuk para petani.

Pembukaan selesai, para pejabat pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten berkeliling ke semua booth yang ada. Di situ mas Yopie sempat-sempatnya selfie berdua dengan ibu bupati Chusnunia Chalim. Dan seperti biasa dimana-mana, Gubernur termuda di Indonesia itu, selalu mengajak dan diajak foto selfie oleh para pengunjung festival.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 6

Gubernur Lampung Ridho Ficardo memukul gong tanda Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 resmi dibuka. (foto: kelilinglampung.net)

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 5

Ridho Ficardo dan Chusnunia Chalim berkeliling melihat-lihat booth dengan berbagai hasil pertanian. (Foto: Gede Setiyana)

Parade Kendaraan Hias

Selesai berkeliling ke semua booth. Gubernur dan Bupati melepas parade kendaraan hias. Sebenarnya itu adalah alat pertanian, traktor yang menarik gerobak di belakangnya. Dihias dengan hasil-hasil pertanian Lampung Timur. Seperti padi, jagung, singkong, dan lain-lain. Sedangkan keluarga petani ikut parade dengan menaiki gerobak-gerobak tersebut. Sebagian lain tampak berjalan di sekeliling traktor atau gerobak.

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 7

Salah satu traktor hias yang meramaikan festival.

Ini Foto-foto dari mbak Raiyani Muharramah yang sengaja dibagikan kepada kami. Trims ya mbak Rai πŸ™‚

Raiyani - Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 2

(foto: Raiyani Muharramah)

Raiyani - Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 3

(foto: Raiyani Muharramah)

Raiyani - Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 4

(foto: Raiyani Muharramah)

Makan Siang BarengΒ Panitia dan Tamu Undangan

Hari pun beranjak siang, kami diundang ke halaman kantor kecamatan Raman Utara. Di situ telah dipasang tenda-tenda tempat makanan prasmanan. Banyak yang sudah duduk di meja. Melihat dari kendaraan dan pakaian yang dikenakan, kebanyakan mereka pasti para pejabat dan pegawai Kabupaten dan beberapa rombongan dari provinsi. Sebagian lagi panitia dan tamu undangan seperti kami.

Satu hal yang paling berkesan sesudahnya adalah mendapatkan kesempatan berfoto bersama Gubernur Lampung dan ibu Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Semua yang makan di situ mendapat kesempatan sama berfoto bareng. Rombongan kami sengaja diakhirkan supaya bisa lebih leluasa foto welfie bareng pemimpin-pemimpin muda daerah yang kece itu.

Suami bilang, Indra sudah sering ngajak gubernur foto selfie di tiap kesempatan. Ga sungkan lagi dia, udah akrab
agaknya πŸ˜€

Festival Panen Padi Lampung Timur 2017 - 3

Asiiknya foto bareng Gubernur Lampung Ridho Ficardo dan BUpati Lampung Timur Chusnunia Halim. (Foto: Yopie Pangkey)

Bermalam di Guesthouse Bupati Lampung Timur

Selesai acara dan selesai makan siang, kami diajak oleh mas Endri menuju guesthouse milik Kabupaten Lampung Timur. Ternyata di situ kami akan bermalam. Alhamdulillah sekali ya mendapat kehormatan seperti ini. Sudah disiapkan banyak makanan ringan. Tak lama dari sampai, kopi dan teh pun dihidangkan.

Guesthouse ini memiliki halaman yang sangat luas dengan banyak pepohonan rimbun yang membuat udara sangat sejuk. Yang paling indah bagi saya adalah bagian beranda depan yang memiliki hiasan –hiasan dengan ukiran khas lampung seperti gajah dan tapis. Mas Yopie bilang hiasan-hiasan ukuran besar itu buatan kawannya, Agus Suprayoga yang domisili di Kemiling Bandar Lampung.

ngobrol santai sebelum makan malam - guesthouse bupati lampung timur - eviindrawato

“Obrolan kekinian..Tambah malam tambah hots”, kata mbak Evi Indrawanto πŸ˜€

Makan Malam Nyeruit

Malam hari sebelum makan kami mengobrol santai. Bercerita mengenal satu sama lain. Tertawa-tawa bahagia melihat dan mendengar kelucuan om Indra Pradya dengan sejarah cheeebooxnya (hahaha… Ternyata). Tanpa disadari om Indra, gaya chebox keren bana-bana-nya ditayang secara live oleh mbak Evi di Facebook πŸ˜€

Ada yang paling spesial malam itu. Hidangan makan malamnya di atas meja memanjang, pas untuk kami 12 orang. Dengan menu pindang ikan baung, sambal terasi dan lalapan yang merupakan bahan-bahan untuk dijadikan seruit. Indra langsung inisiatif mempraktekkan cara mencampur bahan-bahan tersebut, menunjukkan cara “nyeruit” ke teman-teman blogger.

(Ini kalau mau lihat video sejarah Cheboox oom Indra)

Oom Indra dengan tangannya yang katanya sudah dicuci bersih itu mencampuradukkan ikan yang dipindang beserta kuahnya dengan sambal terasi dan sambal nanas, dan terong rebus. Ketika semua sudah tercampur rata, om Indra menawarkan pada kami siapa yang mau seruit hasil olahannya. Kami semua tertawa dan menolak. Memilih mengolah sendiri-sendiri saja deh. Kecuali mas Yopie yang mau seruit hasil olahan tangan om Indra. Memang benar-benar sahabat sejati ya πŸ˜€

Makan malam yang begitu nikmat penuh keakraban. Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya untuk ikut jalan-jalan dengan teman-teman travel blogger ini. Melihat kelucuan dan keseruan mereka serta mengenal mereka lebih dekat, ternyata memotivasi saya untuk belajar menulis kisah-kisah perjalanan saya. Semangaat!!! Terima kasih Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim beserta jajarannya atas jamuan makan malam ini. Terima kasih kawan-kawan blogger.

makan malam di guesthouse bupati lampung timur

Nyeruit rame-rame.

Lampung Timur Penuh Pesona

Memang menurut saya sektor pariwisata Lampung Timur belum terkenal seperti kabupaten lain. Namun berkali-kali mengobrol dengan mas Yopie yang sudah sering Keliling Lampung, Lampung timur menyimpan potensi wisata. Kalau sasarannya tepat dan direncanakan lalu dieksekusi dengan baik, wisata Lampung Timur bisa berkembang dan otomatis mengangkat nama baik daerah. Bahkan mas Yopie mau mengajak kami sekeluarga ke suatu tempat di Lampung Timur satu saat nanti. Tunggu saja kisah-kisahnya. Semoga dalam beberapa bulan ke depan terlaksana. Lampung Timur penuh pesona.