Libur Akhir Pekan di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 9

Taman Satwa Lembah Hijau – Bagi orang Lampung mungkin sudah mengenal sekali tempat wisata ini. Karena Taman Wisata Lembah Hijau merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Bandar Lampung. Terutama ketika musim liburan. Bila liburan panjang banyak juga pengunjung yang datang dari luar kota Bandar Lampung termasuk dari Sumbagsel.

Taman Wisata Lembah Hijau berdiri di atas lahan seluas 30 hektar. Terbagi menjadi dua lahan, 15 hektar untuk taman wisata dan 15 hektar untuk taman satwa.

Taman Wisata lembah hijau adalah taman wisata yang berorientasi pada lingkungan. Yang memadukan antara rekreasi bernuansa kesegaran alam dan pengetahuan.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 13

Taman Satwa Lembah Hijau.

Tidak berlebihan bila taman rekreasi ini diberi nama Lembah Hijau. Dengan slogan fresh and natural taman ini memberikan suasana alam yang sejuk dan pemandangan yang indah, tenang, damai, jauh dari hiruk pikuk jalanan macet.

Sebagai tempat wisata terkenal di Lampung, Taman Wisata Lembah Hijau selalu ingin memberikan yang terbaik pada para wisatawan. Dengan memberikan berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung.

Tersedia cottage, restoran, dan meeting room. Untuk hiburan keluarga tersedia waterboom, bombom car, mini train, Cinema 4D, rumah hantu. Outdoor activity ada outbond training center, outbond kids & children playground, camping ground, paintball & airsoft gun.

Taman Wisata Lembah Hijau memiliki paket wisata edukasi untuk pelajar. Sekali waktu mereka membuat paket tanam pohon bersama. Pernah bekerjasama dengan Museum Lampung dalam memberikan edukasi kepada pelajar.

Lembah Hijau juga memiliki program CSR, seperti satwa masuk sekolah. Satwa yang dibawa tentu saja satwa-satwa kecil yang mudah dibawa seperti burung dan ular.

Baca: Wisata Keluarga ke Taman Kupu-kupu Guta Persada

Bersama owner Taman Wisata Lembah Hijau, Bandar Lampung.

Taman Satwa Lembah Hijau

Taman Satwa Lembah Hijau adalah lembaga konservasi satwa. Mempunyai koleksi satwa yang unik dan termasuk terlengkap di Provinsi Lampung. Taman satwa ini menjadi yang pertama di Sumatera dengan pentas satwanya.

Saya dan suami, bersama teman-teman blogger dari luar Lampung kali ini datang untuk berkeliling Taman Satwa Lembah Hijau. Ada yang dari Jakarta, Medan, Banyumas, dan juga Lampung. Mereka mendapat undangan meliput acara Lampung Krakatau Festival 2017. Di hari terakhir, kami memutuskan jalan-jalan dulu di Lembah Hijau sebelum antar kawan-kawan ke bandara siang harinya.

Dipandu langsung oleh dokter hewan Taman Satwa Lembah Hijau Ibramsyah Rasyid, kami pun berkeliling berkenalan dengan satwa-satwa yang ada.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 1

Pelikan

Memasuki area Taman Satwa Lembah Hijau, kami disambut oleh 5 ekor pelikan asal Australia. Pelikan dapat terbang jauh menyeberangi samudera, termasuk pelikan yang saya lihat saat ini. Beberapa kali mereka terbang keluar Taman Satwa Lembah Hijau. Dengan bantuan laporan warga, pelikan-pelikan tersebut bisa dibawa kembali ke dalam taman.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - hasil foto kamera nikon 1 j5

Pelikan Australia

Siamang

Apa beda monyet dengan kera? Ibramsyah Rasyid menjelaskan, kera tidak memiliki ekor dan memiliki badan yang lebih besar. Siamang tidak memiliki ekor dengan postur tubuh yang kurang tegak.

Siamang adalah kera hutan berlengan panjang dan hidup di dahan-dahan pohon. Siamang sangat tangkas saat bergerak di pepohonan. Sehingga tidak ada predator yang dapat menangkap mereka. Mereka hidup bersosialiasi dalam kelompok kecil, terdiri dari 2-3 ekor siamang. Siamang itu binatang yang setia dengan pasangannya.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 3

Siamang

Rusa Timor

Rusa Timor adalah salah satu rusa asli Indonesia selain Rusa Bawean dan Rusa Sambar. Diperkirakan Rusa Timor ini berasal dari Jawa dan Bali. Oleh karena itu sering disebut dengan Rusa Jawa. Tubuhnya lebih besar dari menjangan.

Rusa Timor bersifat poligamus, satu pejantan mengawini beberapa betina. Rusa betina melahirkan anak setiap tahunnya.

Kasuari Gelambir Ganda

Kulit lehernya bewarna biru dan terdapat dua gelambir bewarna merah di lehernya. Di atas kepalanya terdapat tanduk yang tinggi bewarna kecoklatan.

Burung kasuari biasanya hidup sendiri, berpasangan hanya pada waktu musim berbiak. Dan mereka tidak dapat terbang.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 4

Beruang Madu

Saat kami mendatangi area beruang madu, mas Ibramsyah Rasyid melemparkan beberapa kelapa. Hal ini dimaksudkan untuk tetap melatih beruang seperti di alam liar. Dan agar cakar-cakar mereka terlatih dan tetap tajam. Tidak seperti di beberapa kebun binatang yang rutin dipotong cakarnya. Di Taman Satwa Lembah Hijau, beruang madu tetap diperlakukan layaknya mereka di alam liar.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 5

Beruang madu (Foto: yopiefranz.com)

Binturong

Hewan nocturnal ini adalah sejenis musang bertubuh besar. Sangat jarang terlihat aktif di siang hari. Saat kami melintas binturong yang ada terlihat sedang tidur. Saat beraktivitas, binturong menggunakan ekor mereka untuk keseimbangan. Kadang menggunakan ekor untuk berpegangan di dahan, sedangkan kaki/tangan untuk meraih makanan diujung ranting.

Bird Park

Taman burung di Taman Satwa Lembah Hijau memiliki kandang berukuran 24 x 48 meter, dengan tinggi 14 meter. Kandang yang termasuk berukuran besar dibanding kandang burung di kebon binatang yang ada. Dengan demikian burung-burung di dalamnya dapat beterbangan lebih leluasa.

Kami sempat berfoto bersama di sini bersama burung-burungnya.

Taman Satwa Lembah Hijau - Birds Park - Taman Burung - eviindrawanto

(Foto: eviindrawanto.com)

Koleksi Lain

Selain satwa yang saya sebutkan, masih ada Fallow Deer, Black Buck, Sitatunga, Buaya Irian, Nilgai, dan Gajah Sumatera.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Hasil foto kamera nikon 1 j5

Interaksi dengan Gajah Sumatera

Ada 4 (empat) ekor Gajah Sumatera di sini. Semuanya berasal dari Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur. Satu gajah dipelihara oleh satu pawang.

Taman Satwa Lembah hijau memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk berinteraksi dengan gajah mereka. Dari memandikan gajah, memberi makan, dan menungganginya.

Elephant riding ada 3 paket, mulai dari Rp 50ribu, Rp 250ribu, dan Rp 450ribu.

Ada paket komplit yang memberikan kesempatan kita untuk memandikan gajah dan memberi makan, dengan harga paket Rp 1,5juta.

Saya bersama mbak Evi Indrawanto mencoba memandikan gajah dan menaiki gajah. Gajah yang kita naiki bernama Arie. Arie ini digunakan untuk shooting film Trinity The Nekad Traveler. Arie ini yang dimandikan dan dinaiki oleh Hamish Daud, lawan main Maudy Ayunda dalam film tersebut.

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 9

Elephant Riding

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 10

Arie, Gajah yang dinaiki oleh Hamish Daud di film Trinity The Nekad Traveler 🙂

Tiket Masuk Taman Satwa Lembah Hijau

Masuk ke Taman Satwa Lembah Hijau, pengunjung dikenai biaya tiket sebesar Rp. 27.000/orang. Dengan mengeluarkan biaya sebesar itu, kita sudah bisa melihat banyak koleksi satwa dan belajar banyak tentang satwa-satwa tersebut. Sudah termasuk dapat menyaksikan pentas satwa dan berkunjung ke taman burung (bird park).

Paket lain di Taman Wisata Lembah Hijau:

Camping: Rp. 7500/orang
Paintball: Rp. 280.000/orang
Outbond: Rp. 130.000 – Rp. 260.000 /orang

Baca juga: Makan Malam Romantis di Suak Sumatera Resort

Taman Satwa Lembah Hijau - Wisata Bandar Lampung - Rahmawatie - 15

Sekalian ambil paket yang bisa makan siang di Taman Satwa Lembah Hijau.

Alamat Taman Wisata Lembah Hijau

Jalan Radin Imba Kesuma Ratu
Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung

Telpon:
0721 8050000
0721 8030936
081379788807

Facebook: Taman Wisata Lembah Hijau Lampung
Twitter: @LembahHijau_Lpg
Instagram: @tamanwisatalembahhijaulampung
website: www.lembahhijaulampung.com