Piknik Seru Bareng Keluarga ke Air Terjun di Way Kanan

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 4

Bismillah, tulisan pertama di blog baru. Paksa nulis setelah didorong terus oleh suami yang sering wisata keliling Lampung dan kawan-kawan suami yang juga travel blogger dari Lampung dan luar Lampung. Mungkin tulisannya agak acak-acakan ya. Di tulisan pertama ini ingin bercerita tentang perjalanan keluarga kami menyambayangi dua air terjun di Way Kanan. Dua air terjun itu adalah air terjun Anggal dan air terjun Gangsa (Curup Anggal dan Curup Gangsa).

Awalnya, perjalanan wisata Way Kanan ini juga tidak begitu direncanakan. Pada hari Senin malam,13 Februari 2017, suami bilang, ma…besok lusa hari Rabu kita berangkat ke Way Kanan ya. Alhamdulillah, perasaan bahagia banget. Karena di 15 Februari itu adalah hari ulangtahun saya. Jadi hitung-hitung sebagai hadiah ulangtahun ya.

Keliling Lampung bersama keluarga

Keliling Lampung bersama keluarga πŸ˜€

Menuju Way Kanan

Akhirnya singkat cerita, pada hari Rabu 15 Februari pukul 04.00 WIB, dengan mengajak ketiga anak kami, Farah, Darel dan Derly, kami berangkat dari Bandar Lampung. Sedangkan anak pertama, Farhan, tidak ikut dengan alasan ada acara basket dengan kawan-kawannya.

Sekitar pukul 05.00 WIB kami sempat mampir di salah satu Masjid di Gunung Sugih ibukota Kabupaten Lampung Tengah untuk menunaikan shalat subuh. Dan pada 07.00 kami tiba di Kotabumi. Saat saya dan anak-anak sedang tidur karena ngantuk, suami menghentikan mobil sebelum tugu Payan Mas Kotabumi. Suami bilang, sarapan terlebih dahulu.

Sarapan di Kotabumi - keliling lampung - 1

Masih ngantuk sebelum sarapan.

Sarapan di Kotabumi - keliling lampung - 2

Sarapan lontong sayur, nasi uduk, bandrek, dan kopi.

Dengan menu nasi uduk, lontong sayur, minuman bandrek dan kopi hitam tentunya. Padahal rencananya mau sarapan di Bukit Kemuning sekitar pukul 06:00. Namun karena sepanjang jalan hujan dan wiper kendaraan tidak begitu bekerja dengan baik, suami memilih untuk melajukan kendaraan dengan perlahan.

Tidak berlama-lama, selesai makan dan menghabiskan kopi dan bandrek kami melanjutkan perjalanan. Sekitar jam 08.30 WIB tiba di rest area Bukit Kemuning, di perbatasan Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Way Kanan.

Sebelum berangkat, suami membuat janji dengan Desva salah seorang penggiat Wisata Way Kanan. Di rest area ini, kami janjian untuk bertemu. Desva ternyata mengajak banyak pemuda-pemudi Way Kanan yang aktif di Instagram. Mereka-mereka ini yang akan menjadi pemandu kami menuju air terjun Anggal.

Setelah menunggu kedatangan mereka (yang agak lama, ) akhirnya mereka tiba dengan mengendarai motor beramai-ramai. Bersamaan dengan mereka, datang pula kepala kampung yang daerahnya ketempatan air terjun Anggal untuk menyambut kedatangan kami.

Rest Area di perbatasan Lampung Utara - Way Kanan

Rest Area di perbatasan Lampung Utara – Way Kanan.

Jalan masuk menuju Dusun 8 Talang Kisam - Suka Negeri

Jalan masuk menuju Dusun 8 Talang Kisam – Suka Negeri

Wisata Air Terjun di Way Kanan

Beriringan bersama, rombongan motor, mobil kepala kampung dan mobil kami, menuju air terjun Anggal. Dari Rest area ke kampung terakhir sebelum air terjun ternyata tidak jauh. Sesampainya disana disambut lagi oleh ketua RT, bang Budi, yang juga ikut untuk menunjukkan arah ke air terjun Anggal.

Perjalanan setelahnya, dari kampung menuju air terjun Anggal, dilanjutkan dengan tracking kurang lebih 2 km. Medan jalan yang kami lalui lumayan agak berat bagi kami, karena licin habis diguyur hujan lebat malam sebelumnya. Melewati jejeran pohon jati, kebun lada, tanaman liar lainnya, dan jalanan yang naik turun. Di akhir tracking saya dan anak-anak sempat merosot beberapa meter kebawah. Jalan setapak menurun yang curam dan sangat licin. Apalagi kami tidak terbiasa tracking seperti ini. Namun kondisi tersebut tidak membuat kami patah semangat, malahan kami sangat menikmatinya dengan tertawa-tawa.

 

Suka Negeri - Gunung Labuhan - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey

Dusun 8 Talang Kisam, Desa Suka Negeri, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan.

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 8

Sebelum tergelincir πŸ˜€Β (Foto: Yopie Pangkey / @kelilinglampung)

Curup Anggal

Tiba di pinggir sungai yang merupakan aliran air terjun itu berada. Bergandengan tangan kami menyusuri sungai yang alirannya ini lumayan deras karena pengaruh hujan deras semalam. Semua keletihan kami terbayar dengan melihat keindahan air terjun dan pemandangan sekitarnya. Air yang biasanya berwarna putih jernih berubah menjadi cokelat, seperti susu milo.

Kurang lebih 1 jam kami berada di air terjun Anggal dan berfoto ria. Kawan-kawan dari Way Kanan mengajak untuk kembali ke kampung, untuk segera berpindah tempat ke air terjun Gangsa. Kami harus kembali menyusuri jalan semula dan harus mendaki ketinggian beberapa meter. Alhamdulillah, dengan susah payah dan untung saja kami ditolong oleh @desvaratnasari dan @dickyfernando yang menolong menarik saya dan anak-anak dari atas.

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 2

Susuri sungai saat hendak pergi dan pulang dari curup Anggal.

Curup Anggal - Air terjun di Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey

Curup Anggal, salah satu dari banyak air terjun di Way Kanan. (Foto: Yopie Pangkey / Keliling Lampung)

Setibanya kami di kampung Suka Negeri, kami beristirahat sebentar di rumah Ketua RT untuk membersihkan diri dan shalat. Dan alhamdulillah dapat suguhan kopi dan teh manis untuk menyegarkan badan. Keluar dari Suka Negeri, kami menyempatkan diri untuk mengisi perut kosong dengan makan siang di salah satu warung makan di kecamatan Baradatu, dengan menu ayam bakar dan es jeruk.

Melanjutkan perjalanan ini, rombongan pemuda-pemudi tadi tidak semua yang ikut, hanya Desva admin dari @wisatawaykanan ikut mobil kami. Sedangkan admin @waykananinsta dan admin @waykanankece naik satu motor menjadi penunjuk jalan, melewati jalan dalam menuju Banjit dan Kasui.

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 3

Pose dulu sekeluarga

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 5

Pangkeys. (Foto: Yopie Pangkey)

Curup Gangsa

Air terjun / curug Gangsa terletak di Dusun Tanjung Jaya, Kampung Kota Way,Kecamatan Kasui. Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih satu jam, dari tempat kami makan tadi di Baradatu. Dengan akses yang lumayan mudah sekali sebenarnya, hanya saja jalanan aspalnya sudah mulai rusak yang akan membuat badan kita terguncang-guncang, akan terus dilewati sampai di parkiran kendaraan Curup Gangsa.

Tiba di parkiran Curup Gangsa pukul 17:00. Lalu kami harus menuruni anak tangga yang sudah disemen. Begitu bersemangat dan senangnya saya menyambangi curup Gangsa ini. Beberapa tahun lalu saat kuliah pernah kemari dengan teman-teman KKN. Jadi hitung-hitung sebagai nostalgia ya. Dulu sewaktu kemari, belum ada anak tangga itu. Kami harus menyusuri jalan setapak menurun yang lumayan licin.

Air Terjun Gangsa - Air terjun di Way Kanan - Wisata Lampung

Curup Gangsa, banyak kenangan masa lalu dan masa kini.

Air terjun Gangsa ini Ciptaan Tuhan yang begitu indah. Memiliki ketinggian sekitar 70 meter dan lebar kira-kira 20 meter. Air terjun ini bagaikan air terjun Niagara di Amerika, namun berukuran kecil. Mungkin pantas saja disebut Niagara Mini.

Lagi-lagi karena pengaruh hujan semalam, air terjun yang biasa jernih menjadi berwarna kecokelatan. Namun tetap indah bagi kami. Dan tak lupa kami mengabadikan keindahan ini dengan berfoto-foto dengan HP kami. Anak-anak tampak gembira. Derly bahkan berani turun mendekati dasar air terjun ditemani Desva dan kawan-kawan.

Kemudian suami mengajak bergeser lebih menjauh untuk foto-foto. Karena butir-butir air membasahi lensa kamera kalau dekat. Kami pun bergantian difoto dengan kamera barunya πŸ˜€

Curup Anggal - Wisata Way Kanan - Keliling Lampung- Yopie Pangkey - 4

Terima kasih kawan-kawan Way Kanan. Desva, Wisata Way Kanan, Pemula Way Kanan, Way Kanan Kece.

Piknik Penuh Kenangan

Senang rasanya, hari ulang tahun dirayakan dengan sesuatu yang tidak biasa. Sebuah perjalanan jauh dari Bandar Lampung untuk melihat dua air terjun indah di Way Kanan. Sebuah hadiah indah dari suami yang begitu berkesan bagi saya khususnya, dan juga anak-anak. Menikmati wisata Lampung, keliling Lampung, bersama keluarga sekaligus mengingat kisah-kisah semasa KKN dulu.